MANGROVE FOR BETTER LIFE AND PROSPERITY
Profil

Batik Ecoprint Mangrove

Hasil dari kegiatan PPK Ormawa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal tahun 2023, yang melibatkan mahasiswa Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta mahasiswa Fakultas Perikanan UPS Tegal, berhasil menciptakan Batik Ecoprint Mangrove dengan pendekatan inovatif dan ramah lingkungan. Batik ecoprint ini menggunakan bahan alami dari tanaman mangrove yang melimpah di pesisir Kota Tegal. Daun, bunga, dan ranting mangrove diolah menjadi pewarna alami melalui teknik ecoprint, sehingga menghasilkan motif batik yang unik dan khas. Inisiatif ini bertujuan tidak hanya untuk mengembangkan produk lokal, tetapi juga untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Proses pembuatan Batik Ecoprint Mangrove ini melibatkan sinergi antara mahasiswa dari dua fakultas yang berbeda. Mahasiswa Bisnis Digital bertanggung jawab dalam merancang strategi pemasaran digital untuk memperkenalkan produk ini kepada masyarakat luas, sementara mahasiswa Fakultas Perikanan mengelola aspek lingkungan dan pemanfaatan sumber daya mangrove secara berkelanjutan. Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan interdisipliner yang memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari di kelas ke dunia nyata.

Hasil dari kegiatan ini sangat membanggakan, karena Batik Ecoprint Mangrove berhasil menarik perhatian masyarakat dan konsumen lokal. Dengan keunikan motif alami yang dihasilkan dari tanaman mangrove, batik ini menawarkan nilai estetika yang tinggi sekaligus memperkuat pesan akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Selain itu, produk ini juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam lokal.

Kesuksesan proyek Batik Ecoprint Mangrove ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal dalam pengembangan potensi daerah, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam seluruh tahapan, mulai dari riset, produksi, hingga pemasaran, menunjukkan bahwa program ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga memupuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.